Personal Plan
Soho Plan
reseller_plan.jpg
Home arrow News arrow .htaccess Tutorial
.htaccess Tutorial PDF Print E-mail
Saturday, 20 September 2008

illu_htaccess.gifNIMHOST - .htaccess Tutorial

Tutorial ini akan menjelaskan apa itu .htaccess dan bagaimana fungsinya untuk memaksimalkan website anda yang berada di NIMHOST - Layanan Web Hosting, Indonesia, Murah, cPanel, PHP, Fantastico, Torrent Provider ("NIMHOST").

Walaupun .htaccess hanyalah sebuah file, tapi .htaccess dapat merubah setting yang ada di server dan mengijinkan anda untuk melakukan banyak hal yang berbeda, sebagai contoh adalah dengan menggunakan .htaccess anda dapat membuat halaman 404 anda sendiri.
.htaccess tidaklah sulit untuk di gunakan karena hanya perlu menaruh beberapa instruksi yang mudah dalam sebuah text file yang kemudian di simpan dengan nama .htaccess

Apa kegunaan .htaccess ?

Mungkin anda bertanya-tanya apa yang dapat di lakukan oleh .htaccess, atau mungkin anda sudah membaca tentang hal tersebut tapi tidak menyadari bahwa banyak hal yang dapat anda lakukan dengan .htaccess.

Berikut beberapa fungsi dari .htaccess

  • Mem-proteksi Folder / Melindungi Folder dengan password
  • Mengalihkan pengunjung website anda dengan otomatis
  • Membuat halaman pesan tampilan error anda sendiri
  • Menolak pengunjung dengan IP Address tertentu
  • Merubah extensi file anda
  • Hanya mengijinkan pengunjung dengan IP Address tertentu
  • Mengijinkan/Menolak list direktori


Membuat .htaccess file

.htaccess file adalah sebuah text file yang tidak memiliki nama tapi memiliki extensi yang panjangnya 8 huruf.
Cara mudah untuk membuat file ini dengan membuat file berakhiran .txt kemudian setelah anda selesai membuatnya, anda tinggal merubahnya menjadi .htaccess

Bila anda menemui kesulitan merubah nama file tersebut anda bisa merubahnya menjadi htaccess.txt dan kemudian upload file tersebut ke dalam account hosting anda. Setelah file tersebut di upload anda dapat merubah namanya menggunakan program FTP yang anda miliki atau menggunakan File Manager yang dapat anda akses melalui cpanel anda.

Membuat halaman pesan kesalahan sendiri

Dengan menggunakan .htaccess anda dapat membuat halaman pesan kesalahan yang dapat digunakan untuk website anda sendiri dan tidak lagi menggunakan settingan default dari server.
Dengan menggunakan halaman pesan kesalahan sendiri dapat membuat website anda terlihat lebih profesional dalam menangani kesalahan yang terjadi bahkan juga mengijinkan anda untuk membuat script yang dapat memberitahu anda apabila terjadi kesalahan.

Anda dapat menggunakan pesan kesalahan anda sendiri selama anda mengetahui kode yang digunakan (seperti 404 untuk halaman tidak dapat di temukan/page not found) dengan menambahkan perintah di bawah ini ke dalam file .htaccess anda:

ErrorDocument kode /file.html

Sebagai contoh jika anda mempunyai file notfound.html di dalam root direktori dari website anda dan ingin menggunakannya untuk 404, anda dapat menggunakan baris di bawah ini :

ErrorDocument 404 /notfound.html

Jika file tersebut tidak berada dalam root direktori dari website anda, anda hanya perlu menambahkan struktur direktori kedalamnya, contoh :

ErrorDocument 404 /error/notfound.html

Berikut adalah pesan kesalahan yang sering terjadi:

401 - Authorization Required
400 - Bad request
403 - Forbidden
500 - Internal Server Error
404 - Wrong page

Kemudian, yang perlu anda lakukan adalah membuat file untuk menampilkan pesan kesalahan ketika kesalahan itu terjadi dan upload file-file tersebut, jangan lupa upload juga file .htaccess anda.

Bagaimana membatasi akses ke direktori berdasarkan IP address dengan menggunakan .htaccess file ?

Cara ini bisa di bilang merupakan cara yang efektif untuk melindungi direktori yang ada dalam sebuah domain/site.
Folder-folder selain yang terletak di dalam folder public_html juga dapat di lindungi dengan cara yang sama.
Metode ini hanya dapat berjalan apabila anda memiliki account hosting dengan static IP address sendiri.
Siapa saja yang berusaha mengunjungi direktori yang sudah di lindungi akan mendapatkan pesan kesalahan 403 Forbidden error.

Langkah-langkah untuk membuatnya :

  • Di direktori yang ingin anda lindungi buat atau buka .htaccess file.
  • Taruh kode di bawah ini dan ganti 100.100.100.100 yang ada di dalam contoh ini dengan IP Address yang ingin anda ijinkan.

    Order Deny,Allow
    Deny from all
    Allow from 100.100.100.100
  • Tambahan : Anda dapat memasukkan sebagian dari IP Address, seperti, 100.100.100
  • Tambahan : Anda dapat menambahkan IP Address lainnya dengan memisahkannya dengan tanda koma, seperti ini

    100.100.100.101, 100.100.100.102
  • Simpan .htaccess dan upload file .htaccess anda bila belum di upload.


Mengijinkan Directory Listing menggunakan .htaccess file

Berikut cara untuk mengijinkan pengunjung website anda melihat Directory Listing dari website anda :
  • Di direktori yang ingin anda ijinkan Directory Listing, buat atau buka .htaccess file.
  • Taruh kode di bawah ini.

    Options +Indexes
  • Simpan .htaccess dan upload file .htaccess anda bila belum di upload.

Catatan : 1. NIMHOST tidak merekomendasikan untuk melakukan hal ini dalam root directory website anda.
2. Untuk menghilangkan Directory Listing anda dapat menghapus line tersebut atau mengganti tanda + dengan tanda -.

Menggunakan file selain dari index.* di website anda

Secara default, halaman pertama dari website anda adalah index.* file karena file inilah yang akan pertama kali di cari oleh browser pengunjung anda begitu mereka mengunjungi website anda.
Tetapi mungkin anda berkeinginan untuk merubah website anda, untuk menggunakan nama file lain selain index.*.

Untuk melakukan hal ini cukup mudah dengan menggunakan .htaccess file dan perintah "Redirect 301". Redirect ini biasa digunakan untuk mengalihkan pengunjung website lama ke website anda yang baru.

Dalam contoh ini anda akan mengalihkan ke file home.html :
  • Di direktori yang ingin anda ijinkan Directory Listing, buat atau buka .htaccess file.
  • Taruh kode di bawah ini.

    Redirect 301 /index.html http://www.namadomainanda.com/home.html
  • Simpan .htaccess dan upload file .htaccess anda bila belum di upload.
  • Tes hasil kerja anda dengan mengunjungi website anda yaitu http://www.namadomainanda.com, bila sukses maka alamat yang tampil akan menjadi http://www.namadomainanda.com/home.html dan menampilkan website anda.


Mengalihkan Domain yang di Parking ke Domain yang lain

Mempunyai domain yang berlainan untuk site yang sama adalah hal yang lumrah.

Untuk menambahkan domain-domain tersebut ke dalam website yang sama, banyak orang menggunakan jasa "Parked Domain", di mana ketika seseorang mengunjungi domain tersebut akan langsung membuka website anda.
Namun bagaimanapun juga dari sisi search engine optimisation, hal ini bukanlah hal terbaik yang harus di lakukan.

Dengan search engine seperti Google sebagai contoh, anda dapat kehilangan status ranking (PR) dari website anda karena memiliki tampilan yang sama untuk beberapa domain yang berbeda.
Ketika Google mencari dan melihat website anda memiliki isi yang sama dengan domain yang berbeda, maka Google akan menghitungnya sebagai penjiplakan content atau isi website dan otomatis akan menurunkan status PR anda.
Dan semakin banyak Domain Parking yang anda miliki, semakin besar pengaruhnya ke PR yang anda miliki.

Jika anda menaruh website anda di server yang menggunakan Apache, efek negatif dari domain parking dapat di hindari dengan menggunakan fungsi mod_rewrite.
Bonus dari menggunakan metode ini adalah pengalihan yang dilakukan juga memberi tahu search engine bahwa tampilan yang sama yang berada di domain parking telah di pindahkan ke website anda dan tidak menghilang.
Ini berarti anda tidak akan terkena resiko kehilangan status PR anda.

Untuk melakukan metode redirect ini, taruh kode di bawah ini di dalam .htaccess file anda :

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.parkeddomain.com
RewriteRule ^(.*)$ http://maindomain.com/$1 [R=301,L]


Jika anda memiliki Domain parking lebih dari satu atau ingin menghilangkan "www." dari domain anda, anda hanya perlu mengulang baris "RewriteCond" untuk setiap domain parking yang anda miliki dan tanpa www.

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.parkeddomain1.com [OR]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^parkeddomain1.com [OR]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.parkeddomain2.com [OR]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^parkeddomain2.com
RewriteRule ^(.*)$ http://maindomain.com/$1 [R=301,L]

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security code
Write the displayed characters


busy
 
poweredby.jpg
uptime.gif

Uptime by Third Party

server monitor

Lokasi Server

Demo cPanel Account

http://demo.nimhost.com/cpanel
Username: demo
Password: nimhost

Live Support


Yahoo Messenger :




Web Design :

Cara Pembayaran

WebMoney

BCA

Mandiri

Free PHP Scripts

sofft.jpgPilihan script yang dapat di gunakan secara gratis untuk memaksimalkan fungsi website anda.
Kami menyediakan puluhan script siap pakai yang dapat anda gunakan kapan saja anda mau. 

Free Uptime 99.99%

dbbackup.jpgDapatkan best uptime yang hanya anda bisa dapatkan di NIMHOST hosting service. Kami menjanjikan uptime bagi website anda 99.99% dan ini sudah terbukti.

Live Monitoring

livemon.jpgKami selalu memonitor server-server kami secara live, 24/7 365 hari dalam 1 tahun. Karena keamanan dan kenyamanan klien kami adalah prioritas utama kami.